ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA

Riset Kesehatan Dasar 2007 menyebutkan, prevalensi gangguan kejiwaan pada masyarakat berumur di atas 15 tahun mencapai 11,6 %. Jika jumlah penduduk pada kelompok umur tersebut tahun 2010 ada 169 juta jiwa, jumlah penderita gangguan jiwa mencapai 19,6 juta orang.

Sampai dengan 2013, Indonesia hanya memiliki 48 rumah sakit jiwa milik pemerintah dan swasta. Dari 1.678 rumah sakit umum, hanya 2% yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Dari 441 rumah sakit umum daerah, hanya 15 di antaranya yang memiliki layanan psikiatri. Sementara itu jumlah psikiater atau dokter spesialis kesehatan jiwa hanya 616 orang, dimana 200 di antarnya berada di Jakarta dan sekitarnya.

Data WHO tahun 2011, rasio tenaga profesional kesehatan jiwa terhadap 1 juta penduduk adalah; psikiater 2,5 orang, perawat 8,8 orang dan psikolog klinis 0,2 orang. Angka ini jauh di bawah angka rasio negara tetangga seperti Thailand, dimana; psikiater 6,6 orang, perawat 38,1 orang dan psikolog klinis 28 orang.

Berdasarkan informasi dari Direktur Bina Pelayanan Kejiwaan Kemenkes tahun 2013, diperkirakan masih ada sekitar 18.000 ODGJ mengalami pemasungan yang dilakukan di rumah dan panti rehabilitasi.

Sumber: https://simposiumkesehatanjiwa2013.wordpress.com

Kami terlibat langsung dalam penanganan ODGJ melalui yayasan-yayasan yang mengelola panti rehabilitasi ODGJ yang telah kami evaluasi, dalam bentuk pembangunan infrastruktur, dukungan biaya operasional untuk makan dan pengobatan pasien hingga remunerasi perawat.

Hingga saat ini, kami bekerjasama dengan dua panti rehabilitasi besar Yayasan Galuh di Bekasi, Jawa Barat dan Yayasan Penuh Warna di Jombang, Jawa Timur. Sebelumnya kondisi infrastruktur kedua panti ini kurang memadai, sehingga pada tahun 2015 kami membangun infrastruktur dan dan melengkapi fasilitas penunjang di Yayasan Galuh, Bekasi, dan tahun 2017 di yayasan Penuh Warna di Jombang.

Orang dengan Gangguan Jiwa

Program-program terapi yang sedang berjalan saat ini antara lain program penanganan kesehatan jiwa bekerjasama dengan klinik kesehatan jiwa Yayasan Dian Krida, program terapi kerohanian dengan lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, program pemeriksaan kesehatan dengan UPTD Puskesmas Pengasinan Bekasi dan Klinik Alika Bekasi, terapi seni oleh Art Nouveau, serta rekreasi jasmani renang yang kami selenggarakan in-house.

Orang dengan Gangguan Jiwa

Salah satu upaya kami untuk mempersiapkan pasien kembali ke tengah masyarakat adalah membangun sebuah pertanian terpadu yang berlokasi di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini dalam proses pembangunan. Fasilitas ini nantinya akan digunakan sebagai area rehabilitasi lanjut ODGJ yang telah mencapai tingkat kesembuhan tertentu.

 

Orang dengan Gangguan Jiwa